Wow! Desain Wajah Baru Pasar Ujung Murung-Sudimampir, Plt Walikota Antusias


KONTENKREATIPS.COM
– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Kota Banjarmasin mengundang beberapa perwakilan pedagang Pasar Ujung Murung dan Sudimampir, Selasa (6/10/2020).

Mereka diundang untuk mengikuti presentasikan Rencana Desain Revitalisasi Pasar Ujung Murung dan Sudimampir yang disampaikan tim Konsultan Manajemen Konstruksi Revitalisasi Pasar Ujung Murung dan Sudimampir, di Aula Kayuh Baimbai, Balaikota Banjarmasin.

Presentasi desain revitalisasi tersebut dibuka langsung oleh Plt Walikota Banjarmasin H Hermansyah.

Hermansyah sangat antusias melihat desain yang dipresentasikan oleh Nanda Febryan Pratamajaya, selaku Konsultan Manajemen Konstruksi Revitalisasi Pasar Ujung Murung dan Sudimampir.

BACA JUGA : Pasca Pelaporan Relawan Jokowi Najwa Shihab Balik Dapat Simpati, Simak Juga Penjelasan Nana

BACA JUGA : Jelang Dibukanya Umrah, Hotel di Mekah Banting Harga

Mengingat Revitalisasi Pasar Ujung Murung dan Sudimampir adalah salah satu rencana pembangunan yang sangat diprioritaskannya dalam masa kepemimpinannya.

Oleh sebab itu H Hermansyah menginginkan revitalisasi pasar tersebut bisa terlaksana sebelum masa kepemimpinannya di Banjarmasin berakhir nanti.

“Tentunya revitalisasi pasar ini dilakukan untuk membuat Pasar Ujung Murung dan Sudimampir menjadi lebih baik. Sehingga pedagang yang berjualan disana nyaman, pembeli yang belanja kesana juga nyaman,” ucap H Hermansyah dalam siaran pers Diskominfotik Banjarmasin.

Sementara itu, Konsultan Manajemen Konstruksi Revitalisasi Pasar Ujung Murung dan Sudimampir, Nanda Febryan Pratamajaya menyampaikan, revitalisasi Pasar Ujung Murung dan Sudimampir memang harus segera dilakukan.

BACA JUGA : Inilah Pasal-pasal UU Cipta Kerja yang Dipermasalahkan

BACA JUGA : Pertashop Hadir di 41 Titik di Jawa Barat, Harga dan Kualitas Sama SPBU

Pertama, menurutnya, Banjarmasin adalah pusat perkotaan Banjarbakula atau disebut Metropolitannya Banjarbakula.

Di mana Metropolitan Banjarbakula ini adalah salah satu kawasan strategis nasional yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Kedua adalah yang mana Banjarmasin saat ini juga menjadi salah satu pintu gerbang ibukota negara.

“Seyogyanya dengan dua hal itu maka peningkatan daya saing kota sudah harus dipercepat pembangunannya, salah satu upaya dalam peningkatan daya saing kota antara lain pembenahan kawasan bisnis di Kota Banjarmasin. Salah satu kawasan bisnis di Kota Banjarmasin iyalah kawasan Pasar Ujung Murung dan Sudimampir,” terang Nanda.

BACA JUGA : Indonesia Jalin Kerja Sama Pertahanan dengan Pemerintah Kerajaan Swedia

Nanda mengatakan, Pemeritah Kota Banjarmasin sebetulnya juga sudah melakukan studi kelayakan pada tahun 2012 lalu terkait dengan segi sisi fisik kontruksi, kenyamanan, dan keamanan keselamatan pedagang maupun pembeli memang sudah tidak memenuhi standar teknis yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Sehingga, sambung dia, diperlukan upaya revitalisasi atau meningkatkan vitalitas dari kawasan pasar.

Desain revitalisasi pasar yang disampaikannya pada presentasi itu juga tidak merubah sama sekali filosofi dari Pasar Ujung Murung dan Sudimampir sebagai pusat grosir.

“Tetap mempertahankan prinsip pasar grosir. Namun yang dirubah yaitu sistem pengelolaan fasilitas itu sendiri. Seperti kenyamanan parkir, keamanan kawasan, keamanan pedagang, maupun pengelola. Juga pengelolaan sampah, pengolahan air bersih pada umum dan lain-lain yang dikelol secara profesional” jelasnya.

BACA JUGA : Haris-Ilham Janjikan Berkantor di Kelurahan Setiap Jumat

Kepala Bidang Peningkatan Sarana Distribusi Perdagangan (PSDP) dan Pasar Disperindag Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengharapkan dengan digelarnya presentasi desain revitalisasi pasar tersebut dapat menimbulkan sinergitas antara Pemerintah dan pedagang dalam revitalisasi pasar ini.

“Dalam preentasi desain revitalisasi pasar, pedagang juga diminta menyampaikan aspirasi mereka apa saja keinginan mereka sampaikan dan dicatat oleh Pemerintah Kota Banjarmasin juga dari pihak investor. Dan mudah-mudahan nanti dari investor bisa menyampaikan penawaran secara tertulis agar tidak ada perubahan perubahan lagi,” harapnya. (*)

BACA JUGA : Tim Karhutla Intan Polda Kalsel Gencarkan Patroli dan Sosialisasi