Kisah Santri Madura Jadi TKW di Hotel, Dinikahi Pria Arab, Kini Hidup Tajir dan Glamor


KONTENKREATIPS.COM – Rezeki dan jodoh manusia memang tidak bisa ditebak dan hanya Allah yang Maha Tahu.

Seperti itulah yang terjadi pada perempuan asal Madura, Jawa Timur, yang memiliki nama Ramarasya ini

Tak pernah terbersit di pikirannya untuk hidup di negeri yang jauh dari kampung halamannya, apalagi sampai menikah dengan pria asing.

Ramarasya atau yang akrab disapa Umi Rayan dan Madam Umi semasa remaja adalah seorang santri di Madura.

Setelah mengenyam 3 tahun di pondok pesantren, di Bangkalan, Madura, ia beranikan diri untuk pergi umrah di usia 16 tahun.

Bermula niat hanya umrah, namun hatinya merasa yakin untuk menetap di Arab Saudi.

Ia akhirnya melamar pekerjaan di hotel dan menetap di sana. Kebetulan pula, ada kerabat dari keluarga yang memang bekerja sebagai pekerja hotel di Arab Saudi.

“Setelah umrah enggak mau pulang karena di sini bikin betah. Pingin tinggal di sini satu tahun, melihat musim haji,” kata Umi Ryan, dilansir kanal YouTube Fitria Denafa.

Kisah cinta perempuan asal Madura dengan suami Arab juga tak kalah menarik.

Di tempat ia bekerja itulah Ramarasya bertemu seorang pria Arab yang kemudian menjadi suaminya.

Ketika itu si pria Arab ini memanggilnya dengan sebutan Jawi, panggilan orang Indonesia yang berasal dari Jawa.

Pria itu kemudian meminta Umi Ryan untuk mengantarkan gaun pada orangtua.

Dari situ Ramarasya dan pria Arab itu kemudian bertukar kontak dan berkomunikasi selama 9 bulan lewat sambungan telepon.

“Masih takut (bertemu), karena masih lugu. Aku ngomong sama orang tua, langsung senang karena yang penting ada yang menjaga aku di sini. Yang penting orang baik,” ungkapnya.

Ramarasya masih ingat betul, ia dan suami memulai rumah tangga dari nol. Suaminya saat itu masih bujang dan belum mapan. “Kita masih kekanak-kanakan. Masih kecil,” kenangnya.

Bahkan Madam Umi mengaku, setelah menikah dirinya masih terus bekerja di hotel hingga memiliki satu anak.

Perempuan 37 tahun ini mengaku beruntung bisa menikah dengan suaminya karena sangat baik dan mau membantu perekonomian keluarganya di Madura, Bunda.

“Karena saya anak pertama ya, perempuan. Adik saya laki-laki semua yang nanggung itu suami saya. Orang tua saya itu digaji sama suami saya sampai sekarang,” kata Umi Rayan.

Dari pernikahannya selama 18 tahun itu, ia dikaruniai 4 anak, 3 laki-laki dan 1 perempuan.

Ia pernah dua kali membawa pulang suaminya ke Indonesia dan ia bersyukur suaminya sangat senang ketika berkunjung ke kampung halamannya.

Selain kisah pertemuannya dengan suami Arab, ada cerita unik di rumah tangganya yang juga dibagikan.

Ya, Umi Rayan mengaku kalau sedang bosan malah dikasih uang sama suami.

Ada cerita unik di rumah tangganya yang juga dibagikan.

Ya, Umi Rayan mengaku kalau sedang bosan malah dikasih uang sama suami Arab.

“Kalau saya bengong, langsung dikasih uang ini kamu berfoya-foya. Kalau enggak habis, jangan pulang dari mal, gitu,” kata Umi Rayan.

“MasyaAllah, kalau sejak kawin sama dia. Kalau saya (bosan) sedikit ditanya kenapa sayang? Ingat sama keluarga? Enggak. Ini uang ke mal kalau enggak habis jangan pulang.”

Begitu pula ketika suami terima gaji. Setiap mendapat penghasilan langsung diberikan kepadanya semua.

“Tapi terima gaji bukan untuk saya berfoya-foya. Dikasih ke saya untuk pertama sopir, ART,” katanya.

Umi Rayan juga mengaku suaminya gigih dalam bekerja sehingga bisa semapan itu.

Sang suami juga punya bisnis sampingan yang banyak.

Saat ditanya mengapa bergaya glamor meski di rumah.

Umi Rayan pun ungkap bahwa suaminya itu kerap memanjakan dirinya.

Setelah menikah dengan pria Arab dan mapan, Umi Ryan kerap bergaya glamor. Rupanya bukan untuk pamer.

Ada alasannya sendiri. Ternyata, sang suami memang ingin istri bersolek dan tampil cantik seperti artis.

“Kamu apa saja saya kasih, tapi aku ada syarat buatmu. Aku pinggin kamu kalau aku pulang kerja, kamu selalu menor, dandan yang cantik kayak artis. Keluarga suami juga golongan keluarga glamor,” ungkapnya.

Saat disinggung soal gelang emas raksasa yang dipakainya kala itu, ia mengatakan bahwa gelang emas raksasa itu merupakan pemberian dari sang suami di hari ulang tahunnya.

“(Gelang emas) Aku yang suka. Dari kecil aku suka emas. Kalau yang ini hadiah dari suamiku, ulang tahunku 3 tahun lalu, 2017. Ada juga gelang yang tak pernah ia lepas selama 15 tahun,” ujarnya.

Umi Rayan kemudian menegaskan bahwa memakai gelang emas sehari-hari bukan bermaksud pamer melainkan bangga dengan pemberian suami.

“Aku enggak punya yang lain, emang suka ini saja. Bukan pamer, cuma bangga saja,” tegasnya. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.