Polri Tegaskan Joseph Paul Zhang Masih Berstatus WNI

KONTENKREATIPS.COM – Kepolisian Republik Indonesia memastikan Joseph Paul Zhang masih berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).

Dengan demikian Joseph Paul Zhang memiliki hak dan kewajiban sebagai WNI, termasuk atas kasus dugaan penodaan agama yang dilakukannya melalui unggahan di YouTube.

Kepastian kewarganegaraan Joseph Paul Zhang masih berkewarganegaraan Indonesia disampaikan Kombes Ahmad Ramadhan, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, dalam konferensi pers, Selasa (20/4/2021).

“Sejak 2017 hingga April 2021 tidak ada atas nama tersebut mencabut kewarganegaraan,” ujar Ahmad Ramadhan.

Ahmad Ramadhan mengungkapkan, nama asli Joseph Paul Zhang inisialnya adalah SPS, sesuai dengan nama dalam paspornya.

“Inisial namanya SPS sesuai dalam paspor, sedangkan JPZ adalah nama akunnya. Sampai April 2021 tidak ada permohonan pelepasan kewarganegaraan atas nama SPS,” tegas Ahmad Ramadhan.

Kombes Ahmad Ramadhan juga mengungkapkan, keberadaan JPZ berada di Jerman.

Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, SPS alias JPZ bisa saja dideportasi melalui KBRI Berlin, Jerman.

“Kita sebenarnya bisa saja menjemput, tapi kita menunggu saja. Nanti juga sedang proses Red Notice melalui Interpol yang bermarkas di Lyon, Prancis,” ujarnya.

Hina Islam

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Joseph Paul Zhang saat ini menjadi pria yang dicari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Polisi Indonesia bahkan saat ini menggandeng Interpol untuk melacak keberadaan Joseph Paul Zhang.

Pencarian terhadap Joseph Paul Zhang terkait videonya yang kini viral, di mana ia menyebut dirinya sebagai nabi ke-26.

Penyidik Bareskrim Polri sedang mendalami video tersebut.

“Sedang didalami dengan melengkapi dokumen penyidikannya,” kata Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, Minggu (18/4/2021).

Berdasarkan data di Imigrasi, Jozeph Paul Zhang telah meninggalkan Indonesia sejak Januari 2018.

Penyidik Bareskrim Polri sejak awal telah menduga Jozeph Paul Zhang tidak berada di Indonesia.

Jangan lewatkan :  DKI Perpanjang Masa PSBB Transisi, Perketat Pengawasan Tempat-tempat Ini

Namun, lanjut Agus, hal itu tidak menghalangi pihaknya untuk melakukan penyelidikan terkait dengan dugaan penistaan agama tersebut.

“Kami berkoordinasi dengan Imigrasi dengan baik. Data yang bersangkutan meninggalkan Indonesia sejak Januari 2018 dan tercatat belum kembali,” kata Agus.

Menurut Agus, Jozeph Paul Zhang mengetahui banyak warga Indonesia yang gampang marah sehingga membuat konten video yang memancing emosi masyarakat.

“Dia tahu akhir-akhir ini banyak warga Indonesia gampang sekali marah. Ngomong-lah seperti di video yang viral. Semoga hari kemarin enggak banyak yang batal puasanya,” kata Agus.

Terkait dengan video tersebut, Agus memastikan kepolisian akan turun tangan menjalankan tugas pokok kepolisian.

Agus juga mengimbau agar masyarakat yang tengah menjalani ibadah puasa tidak terprovokasi dan mendoakan kebaikan-kebaikan untuk bangsa Indonesia, kemudian meyakini bahwa setiap perbuatan tercela akan mendapat ganjaran dari Allah Swt.

“Hakikatnya puasa salah satunya menahan diri dari segala sesuatu, cara manusia merespons atas sesuatu yang terjadi menunjukkan kualitas diri tiap insan,” kata Agus.

Video pria bernama Jozeph Paul Zhang mengaku nabi ke-26 beredar luas di media sosial dan viral.
​​​​​
Jozeph mengaku sebagai nabi ke-26 yang disampaikan dalam forum diskusi via zoom yang juga ditayangkan di saluran YouTube pribadinya.

Pria tersebut membuka forum diskusi zoom bertajuk “Puasa Lalim Islam”.

Ia juga menantang siapa saja yang berani melaporkan dirinya ke kepolisian terkait dengan penistaan agama dengan mengaku sebagai nabi ke-26. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.