Pemprov Kalsel Perpanjang PPKM Mikro, Kasus Sembuh Masih di Bawah Nasional


KONTENKREATIPS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro tahap ke enam, masa perpanjangan selama 14 hari, terhitung sejak 20 April 2021.

Pada tahap ini, Pemerintah Pusat menambah lima provinsi baru yang akan menerapkan kebijakan yang sama yakni Sumatera Barat, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, dan Kalimantan Barat, dengan demikian, total ada 25 provinsi yang menerapkan kebijakan PPKM berskala mikro, termasuk provinsi Kalsel.

Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, mengatakan secara nasional Pemerintah mengklaim penerapan PPKM Mikro cukup efektif menekan laju penularan Covid-19, selama PPKM mikro diterapkan, pandemi Covid-19 di Tanah Air sudah menunjukkan perbaikan, yakni dengan penurunan kasus.

Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi Kalsel ujarnya, tetap meminta masukan semua pihak terkait, termasuk dari Polri, TNI, Tim Pakar, dan pihak lainnya untuk kegiatan yang lebih efektif.

Sekaligus mengevaluasi kekurangan pelaksanaan.

Karenanya, selain membahas masalah penanganan covid-19 dan efektifitas PPKM Mikro, Pemprov Kalsel menyusun kembali keanggotaan satuan tugas (satgas) sesuai kebutuhan kekinian.

Mengawali rakor, Pj Gubernur memaparkan perkembangan kasus covid-19 di Kalsel, mulai peningkatan kasus baru, angka pasien sembuh, meninggal dunia, hingga tingkat hunian pasien karantina di rumah sakit atau tempat khusus.

Dari data yang disebutkan, masih terjadi peningkatan kasus covid-19 di 13 kabupaten/kota se Kalsel, tertinggi di Kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Kasus sembuh 88,60 persen, di bawah angka nasional 90.7 persen, kasus meninggal 2,8 persen masih di atas angka nasional 2,7 persen. (*)

Foto: Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, didampingi Plt Sekda Roy Rizali Anwar saat rakor membahas perkembangan kasus covid-19 di Kalsel. (Diskominfo Kalsel)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.