Zairullah Berani Gagas Pembangunan yang Tak Biasa


KONTENKREATIPS.COM – Nama Zairullah Azhar memang tidak bisa dipisahkan dari Kabupaten Tanah Bumbu.

Pasalnya, politisi yang dulunya seorang birokrat ini, merupakan pemimpin pertama ketika kabupaten pemekaran dari Kabupaten Kotabaru itu baru terbentuk.

Sebagaimana diketahui, Tanah Bumbu adalah kabupaten yang dibentuk dari pecahan Kabupaten Kotabaru.

Tanah Bumbu diresmikan menjadi kabupaten pada 8 April 2003 berdasarkan Undang-undang Nomor 2/2003 tentang Pembentukan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Balangan di Kalimantan Selatan.

Saat disahkan sebagai kabupaten baru, Zairullah mendapat kepercayaan dari Gubernur HM Sjachriel Darham, untuk memegang tongkat pimpinan sebagai penjabat bupati.

BACA JUGA : Soal Laporan Harta Kekayaan Calon Kepala Daerah, Ini Warning KPK

Selama dua tahun Zairullah mempersiapkan berbagai fasilitas, terutama pemerintahan, di Kabupaten Tanah Bumbu seperti gedung perkantoran.

Setelah dua tahun mempersiapkan, pada 2005 Zairullah mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) pertama di Kabupaten Tanah Bumbu berpasangan dengan Abdul Hakim.

Pada pilkada tersebut, Zairullah meraup suara sangat besar dan berhasil menjadi bupati definitif pertama di Kabupaten Tanah Bumbu.

Selama lima tahun kepemimpinannya di Tanah Bumbu, berdasarkan catatan kontenkreatips.com, pria yang menyandang gelar dokter itu melakukan banyak terobosan.

BACA : Cak Nun Sindir Respons Elite Atas Kematian Dokter Beda dengan Indeks Saham Anjlok

Gagasannya dalam melakukan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu boleh dibilang sangat tidak biasa dan cukup berani.

Salah satunya membangun kawasan perkantoran di Gunung Tinggi. Artinya memindahkan dari daerah Kapet.

Gagasan ini boleh dibilang berani sekaligus nekat.

Bagaimana tidak. Ketika itu kawasan Gunung Tinggi berada jauh dari permukiman, dan sepi penduduk.

Akses menuju tempat itu, terutama jalan, pun masih sedikit dan sangat terbatas.

Jangan lewatkan :  BREAKING NEWS : Masjid Raya Sabilal Muhtadin Tiadakan Jumatan

Awalnya banyak yang meragukan pembangunan perkantoran di kawasan tersebut.

Ada kekhawatiran masyarakat justru kesulitan dan malas berurusan karena lokasinya jauh dan akses yang sulit.

Tetapi Zairullah memiliki visi lain. Menurutnya, membangun perkantoran di daerah pinggiran justru akan membuat wilayah tersebut berkembang.

BACA JUGA :

Wow! Nia Ramadhani Kenakan Gaun Rancangan Dior, Motifnya Mirip Sasirangan Kalsel

Di sisi lain, akan memacu pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Hal itu terbukti. Kini kawasan Gunung Tinggi semakin banyak penduduk dan harga jual tanah pun semakin meningkat.

Usaha masyarakat di tempat itu juga semakin berkembang. Begitu juga dengan akses jalan.

Saat awal pembangunan kawasan ini, Zairullah telah merancang agar jalan yang dibangun lebih lebar.

Perkantoran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu di Gunung Tinggi. (ist/net)

Mengingat kawasan Gunung Tinggi ketika itu masih sepi, sehingga sediaan lahan untuk pembangunan pun lebih mudah.

Hal tentunya juga semakin memudahkan dalam penataan kawasan.

Sampai sekarang perkantoran Gunung Tinggi terus dipakai dan termasuk salah satu kawasan perkantoran dengan arsitek bangunan yang unik. (*)

BACA JUGA :

Aneh, Suara Perempuan Berteriak dan Menangis Sering Terdengar dari Kamar Apartemen