Staf KPU Tewas Ditusuk Pakai Sangkur, KPU RI Minta Polisi Usut Tuntas


KONTENKREATIPS.COM – Salah satu staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua, Hendry Jovinski.

Hendry tewas setelah dibacok oleh orang tak dikenal.

Ketua KPU RI, Arief Budiman, melalui siaran persyang diunggah di laman KPU RI, meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa ini dan memberikan hukuman yang setimpal bagi para pelakunya.

Arief Budiman juga meminta kepada penyelenggara pemilu di Indonesia agar dalam menjalankan tugas tetap hati-hati dan memerhatikan juga situasi sekitar.

BACA JUGA : Terima Suap Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki Ditangkap Tadi Malam, Ini Penjelasan Kejagung

Dilansir dari kompas.com, polisi menyebutkan Hendri Jovinski di Yahukimp tewas dibacok orang tak dikenal (OTK) usai mengantar obat untuk rekannya, Selasa (11/8/2020).

Menurut keterangan polisi, korban diserang di Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Selasa (11/8/2020) siang. Staf KPU Yahukimo tersebut pun tewas dengan luka tusuk di bagian punggung.

“Setelah melintasi Jalan Gunung, tepat di atas Jembatan Kali Teh, saksi dan korban diadang oleh seorang pria bercelana loreng dan berambut gimbal memegang dua pisau/sangkur menanyakan kedua korban tersebut, ‘kalau kalian orang mana, orang Indonesia, mana KTP-nya?” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, mengutip keterangan saksi.

Kronologi

Sementara itu, berdasar keterangan saksi berinisial KM, pelaku berjumlah lebih dari satu orang.

KM saat itu berboncengan dengan korban.

BACA JUGA : Mahfud MD Tegaskan Polri dan Kejagung Sudah Bertindak Cepat untuk Kasus Djoko Tjandra

Saat melintas di lokasi Jalan Gdihentikan usai kembali dari Dekai.

Setelah turun, saksi melihat ada rekan pelaku yang bersembunyi di dalam hutan.

Saat menerima KTP Hendri, pelaku berjalan ke arah belakang Hendri dan langsung menusuk punggung korban.

“Saat itu juga datanglah teman pelaku dari arah kali jembatan sambil memegang satu buah sangkur dan langsung menusuk korban di bagian leher,” kata Kamal.

BACA JUGA : Inilah Sosok Para Pelaku Penyerangan Kediaman Habib Umar Assegaf Solo

Setelah melihat rekannya ditusuk, KM berlari meninggalkan sepeda motor sambil berteriak minta tolong.

Para pelaku pun kabur meninggalkan korban di jalan.

Dimakamkan di Yogyakarta

Dari informasi yang diperoleh Kompas.com, korban akan dimakamkan di Yogyakarta.

Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay, saat dihubungi, Rabu, membenarkan informasi tersebut.

“Rencananya hari ini jenazah dari Dekai ke Jayapura, lalu Jayapura ke Jakarta, dan dari Jakarta ke Yogyakarta,” kata Theodorus.

Selain itu, pihaknya mengecam insiden itu sebagai tindakan tak berperikemanusiaan.

“Ini tindakan biadab yang tidak berprikemanusiaan,” kata dia. (*)

BACA JUGA :

Brad-Binder_IG-MotoGP.
Kemenangan di Brno Jadi Kado Ulang Tahun Terindah Brad Binder

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.