Ibnu Sina Berharap Jembatan Pulau Bromo Bertahan 50 Hingga 100 Tahun

BANJARMASIN – Di tengah pademi Covid-19 Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin tetap konsisten melaksanakan sejumlah pembangunan, terutama yang menyentuh hajat orang banyak.

Salah satunya adalah pembangunan jembatan di Pulau Bromo, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Provinsi Kalimantan Selatabn.

Hari ini, Jumat (3/7/2020), progres pembangunan jembatan tersebut telah memasuki pemancangan tiang pertama.

Pemancangan tiang pertama ini dilaksanakan langsung oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Banjarmasin, Arifin Noor.

Walikota memastikan penggarapan jembatan Pulau Bromo dilakukan serius dan perencanaan matang dengan memperhatikan standar konstruksi disesuaikan kondisi wilayah.

“Ulun berharap untuk pembangunan kontruksi ini bisa berjalan dengan lancar, semoga tidak mengurangi standar kita dalam kontruksi. Mudah-mudahan dengan lancar pengerjaannya, jembatan ini bisa bertahan 50-100 tahun. Insyaallah, mudah-mudahan tidak terjad pergeseran dan itu menjadi usaha kita hari ini,” ujar Walikota Ibnu Sina dilansir laman Prokom Banjarmasin.

Menurut H Ibnu Sina, pembangunan jembatan tersebut untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat di wilayah tersebut, yang sudah puluhan tahun membutuhkan akses transportasi darat.

Sehingga tak heran bila dalam hal pembebasan lahan yang akan dijadikan lokasi oprit jembatan tersebut, Pemko Banjarmasin dan pihak kontraktor pelaksana tidak mengalami kesulitan.

Pasalnya, seluruh masyarakat di kawasan tersebut sangat mendukung dengan pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut, dan mereka dengan suka rela menghibahkan lahannya, untuk dijadikan lokasi pembangunan jembatan tersebut.

“Ini adalah mimpi puluhan tahun dari warga yang terwujud. Sekira 1.500 kepala keluarga KK yang ada di sebelah sana, termasuk juga yang ada dimantuil dengan adanya jembatan ini aktivitas sehari-hari mereka tidak terganggu lagi dengan pasang surut air sungai,” ujar H Ibnu Sina.

Orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini berharap, dengan dilaksanakannya pembangunan jembatan tersebut, selain akan memperlancar akses transportasi darat masyarakat yang berimbas pada peningkatan perekonomian warga, juga bisa menjadi ladang amal jariyah semua pihak yang terlibat dalam pembangunannya.

Jangan lewatkan :  Denny Indrayana Ajak Masyarakat 'Serambi Mekkah' Jangan Jual Suara

“Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah bagi kita semua, dan mudah-mudahan akan kita wariskan kepada generasi berikutnya,” ucapnya.

Jembatan ini dengan konstruksi gantung dengan lebar 2,15 meter, panjang bentang 100 meter, tinggi tower pendekat sisi kanan dan kiri jembatan mencapai 15 meter, dilengkapi dengan ruang terbuka hijau (RTH).

Proyek berasal dari APBD Kota Banjarmasin tahun 2020 ini, menelan biaya Rp 45 miliar.

Selain melaksanakan pembangunan jembatan di kawasan Pulau Bromo.

Tahun ini Pemko Banjarmasin juga melaksanakan pembangunan akses penghubung jalan di beberapa tempat di kawasan Kecamatan Banjarmasin Selatan dan di Kecamatan Bnajarmasin Utara, di antaranya di Jalan Gerilya (Jembatan Kelayan 4) dan Jembatan HKSN di kawasan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Utara. (kontenkreatips.com)

Foto: Pemancangan tiang pertama jembatan Pulau Bromo di Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (3/7/2020). (FB Prokom Banjarmasin)

BACA JUGA :

2021, Sejumlah Bank Syariah Pelat Merah Dimerger

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.