Guru Zuhdi Wafat Setelah 40 Hari Memimpin Haul Guru Beliau Mualim Syukur

BANJARMASIN – Wafatnya KH Ahmad Zuhdianoor yang akrab disapa Guru Zuhdi masih meninggalkan duka mendalam bagi warga Banua, Kalimantan Selatan.

Umat muslim, terutama jemaah majelis Guru Zuhdi, masih tidak percaya ulama kharismatik itu wafat di usia 48 tahun.

Cerita tentang Guru Zuhdi pun seakan tiada habis.

Tidak hanya terkait masalah ilmu agama yang dimiliki beliau. Sifat sosial Guru Zuhdi selalu membekas di hati warga Banjarmasin khususnya.

BACA JUGA : Jemaah Haul Akbar Guru Mualim Syukur Teluk Tiram Berdatangan

Sebagaimana diketahui, Guru Zuhdi turut aktif sebagai relawan pemadam kebakaran.

Jika tidak ada kegiatan keagamaan atau kesibukan, Guru Zuhdi turut turun ke titik api bersama Barisan Pemadam Kebakaran.

Meski seorang tokoh agama yang disegani, Guru Zuhdi tidak pernah menempatkan diri lebih tinggi dari relawan yang lain.

Beliau rela berbasah-basah dan kotor bersama para relawan BPK saat memadamkan api.

Cinta Terhadap Guru

Sosok Guru Zuhdi juga dikenal sangat mencintai dam memuliakan guru yang memberi ilmu kepada beliau.

Guru Sekumpul yang merupakan salah satu panutan sekaligus guru mengaji Guru Zuhdi, mendapat tempat khusus di hati Guru Zuhdi.

Dalam majelis, Guru Zuhdi sering membacakan kitab-kita Guru Sekumpul.

Kecintaan terhadap guru mengaji itu ditunjukkan pula oleh Guru Zuhdi saat haul Guru Mualim Syukur.

Salah satu penggagas haul akbar Guru Mualim Syukur adalah Guru Zuhdi.

BACA JUGA :

Riwayat Guru Zuhdi, Putra Seorang Ulama yang Dekat Dengan Guru Sekumpul

Guru Zuhdi pula yang memimpin haul yang dilaksanakan di Masjid Jami Teluk Tiram, Banjarmasin Barat, itu pada Minggu 22 Maret 2020 lalu, atau tepat 40 hari sebelum Guru Zuhdi menghadap Sang Khalik.

Jangan lewatkan :  Rekomendasikan ke Gubernur Panggil Bupati HSU, Gugus Tugas Sebut Tak Ada Upaya Cegah Covid-19

BACA JUGA :

Riwayat Guru Zuhdi, Pernah Berguru kepada Mualim Syukur Teluk Tiram

Haul akbar pertama Guru Mualim Syukur sendiri sangat berkesan bagi warga Teluk Tiram, khususnya.

Selama ini haul Guru Mualim Syukur memang selalu dilaksanakan setiap tahun. Namun baru tahun ini dilaksanakan secara akbar.

Warga pul menyambut antusias ditandai dengan kerelaan warga menyediakan konsumsi dan sumbangan dalam bentuk lainnya untuk peringatan haul tersebut.

BACA JUGA : Ibu Misbah Sediakan Makanan dan Minum Gratis Jemaah Haul Akbar Mualim Syukur

Suksesnya haul akbar Guru Mualim Syukur tersebut tentunya tidak lepas dari peran Guru Zuhdi yang ingin memuliakan guru beliau.

Sebagaimana diceritakan sebelumnya dalam riwayat Guru Zuhdi, Mualim Syukur adalah guru mengaji Guru Zuhdi setelah beliau pulang dari Alabio mengaji dengan kakek beliau.

Guru Zuhdi berhenti mengaji dari Guru Mualim Syukur setelah tokoh ulama Teluk Tiram itu wafat.

Semoga beliau dikumpulkan Allah dalam jannah. Aamiin (kontenkreatips.com)

Foto: Majlis Banjarmasin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.